Langit Tak Selamanya Biru
Langit Tak Selamanya Biru Awan mulai menari kesana kemari dengan riang, begitu juga dengan mentari yang berjalan secara perlahan tanpa arahan. Mentari sudah tau caranya berjalan, mentari tau kapan waktunya dia untuk bangun, dan mentari tau kapan waktunya dia untuk tertidur. Semua telah ada waktunya masing-masing. Pagi hari langit seringkali menguning, siang hari biasanya langit tampak biru, sore hari seringkali langit memerah, dan pada malam harinya langit secara perlahan mulai menghitam. Semua berjalan begitu saja, sebagian dari manusia mungkin ada yang memuja bahwa langit biru adalah bagian dari langit yang utuh. ada juga mereka yang menyukai tentang langit kuning, dan ada juga mereka yang menyembah langit merah. Semua tidak ada yang salah, manusia berhak memiliki kecintaan masing-masing terhadap langit yang mereka lihat. Setiap warna langit memiliki makna tersendiri bagi manusia. Langit tidak selalu biru, dan cintamu juga tidak harus aku. Kiw-kiw Di ujung bulan, lagi-lagi aku me...