Kami Siap

Tahun ini datang disambut suka cita banyak manusia, semua saling berharap dijumpai segala hal baik,  terlihat anak kecil berlarian di tengah kembang api yang berjatuhan, beberapa pemuda mulai menyusun mimpi-mimpi hebat, beberapa kekasih mulai menentukan tanggal pernikahan, beberapa orang bersiap untuk bekerja lebih giat dan beberapa orang lagi hidup mengalir, mengikuti arus. Kita semua sebenarnya sama, menaruh harapan terbaik di tahun cantik. Seakan kita semua lupa, dibalik harapan yang besar, ada sebuah kenyataan yang siap menghancurkan.

Hingga kita semua, bukan lagi hanya tentang aku dan kamu, tapi kita, diterpa badai oleh badai yang dari dulu tidak pernah terlintas dipikiran. 2020 mengambil banyak hal dalam hidup kita, uang, tenaga, rasa aman, bahkan 2020 mengambil hal-hal yang kita sayangi, apapun itu bentuknya, kita yang dulunya akrab besenda gurau dengan teman,  kini terpaksa berkomunikasi secara virtual, kita yang dulunya hangat dengan pelukan, kini hanya bisa menerima ucapan sayang di telfon, kita yang sedang semangat- semangatnya meraih mimpi, terpaksa berkali-kali jatuh, kita yang biasanya bertukar senyum kala bertemu, terpaksa harus memamahi bahwa senyum juga bisa terpancar dari binar mata. Semua berubah, mirip sikapmu  di beberapa purnama terkahir.

Banyak terlintas di media sosial bahwa tahun 2020 hanya sebatas januari, februari, pandemi lalu desember, ada juga yang bilang bahwa 2020 hanya ada januari, februari, pandemi dan loro ati, entahlah , apapun yang mereka katakan intinya sama, bahwa tahun ini bukanlah tahun yang utuh, ada beberapa hal yang hilang, ada beberapa hal yang rapuh dan ada  beberapa hal yang hancur. Namun dibalik segala petaka yang datang silih berganti, ada beberapa hal yang tumbuh tanpa kita sadari. Banyak orang baik yang tak membiarkanmu berjalan sendirian, begitu pula dirimu yang perlahan-lahan belajar menjadi lebih baik, lebih baik secara akademis, lebih baik secara sikap, lebih baik baik kepada orang terdekat dan yang semoga hubunganmu kepada Sang Pencipta lebih baik juga.

Ada orang baik yang selalu bilang kepada dirimu bahwa semua masih baik-baik saja, impianmu masih tergantung tinggi diatas, harapan yang dulu pernah kamu tulis masih tersimpan rapi, ada si beberapa yang sudah hancur, tapi masih bisa di lem kok, satu persatu, puing demi puing, perlahan-lahan. Arah angin gabisa diubah, tapi arah layar bisa diatur. Sekeras apapun itu, hidup harus terus berjalan.

Oiya mau nulis aja,” Terimakasih orang baik, sudah hadir dalam beberapa kesempatan hebat, yang selalu datang tepat waktu, seringkali mengetuk tapi tidak berniat untuk menetap. Terimakasih sudah diberi kesempatan untuk mengenalmu, walau hanya setengah jalan. Sesederhana itu bisa rasa tumbuh dan sesederhana itu pula rasa bisa hilang. Kukira kau beranda ternyata bukan. Semoga jadi lebih baik lagi ya, kamu berproses aku disini juga berproses , kalau mau terbang, terbang aja, kalo capek pulang gapapa, aku  tetep disini, sampai jumpa di titik terbaik menurut takdir kita masing-masing, percayalah” Wkwkwk

Esok hari tahun ternyata sudah berganti, tapi aku harap, segala mimpi hebat yang kamu miliki masih sama, misalkan ada yang berubah semoga saja itu yang terbaik. Kita semua sama-sama tidak tau apa yang akan terjadi di 2021, tapi harapan kita sama, lebih baik tahun ini, tapi jika ada beberapa hal buruk yang tidak kita inginkan aku harap kita siap. Masih ada orang baik yang selalu mengingatkan, masih ada banyak orang baik yang siap menguatkan dan masih banyak hal baik lainya yang akan datang. Untuk apapun itu, 2021 kami siap.

Salam Wahana :)

 

 

.

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JALAN PANJANG

ABADI

TEPAT WAKTU