KITA DAN HARI INI

 

KITA DAN HARI INI

Malam ini aku harap kau masih baik-baik saja disana, entah sedang menonton film favoritmu, membaca buku yang bagimu adalah candu, atau malam ini kau sudah terlelap dalam tidurmu. Entahlah, yang jelas sampai di titik ini aku dan engkau belum utuh untuk menjadi kita, sikapmu yang tak menentu mirip dengan cuaca tahun lalu membuat aku kadang berfikir, apakah engkau masih layak untuk disanjung sebagai bidadari dalam pelitaku. Sebuah pengantar menuju aku dan kita yang telah tiba di ujung persimpangan jalan masing-masing. Engkau punya pilihan begitu juga dengan aku. Aku harap apapun itu yang terbaik, jika tidak aku harap kita dapat menerima.

Kau tau bintang yang tiap malam selalu tersebar dalam keheningan kita?. Dalam kehidupan manusia kita sering dikenalkan dengan bintang, terkenal dengan bentuknya yang selalu kita ingat, warnanya yang cerah menghiasi malam, dan dulu rasinya digunakan manusia untuk melihat arah mata angin. Jumlahnya banyak, dan kita selalu melewatinya setiap malam. Tapi terkadang manusia lupa bahwa di atasnya masih selalu ada bintang. Manusia lupa ada yang lebih tinggi diatasnya, ada yang lebih indah diatasnya dan ada yang lebih cantik diatasnya. Yang tinggi memang mudah terlihat, tapi tidak selalu terlihat. Begitu pula dalam kehidupan kita, mendapatkan apa yang kita inginkan, menjadi lebih tinggi dalam beberapa hal, tapi kalau dia tidak melihatmu ya kamu tidak bisa untuk menyalahkan dia. Terkadang ada awan yang menutupi, tapi biasanya, egolah yang menutupi.

Manusia biasa bukan berarti tidak bisa menjadi bintang. Menjadi apapun adalah pilihan dari kita, tapi aku harap kamu memilihku, jika tidak juga tidak mengapa. Menjadi bintang itu itu menyenangkan, kita bisa melihat ada orang yang menitipkan sepucuk suratnya di ujung cakrawala, kita juga bisa melihat bahwa ada manusia yang menitipkan harap padahal pagi belum datang dengan sempurna, dan yang jelas ketika menjadi bintang kita akan dapat melihat kebawah, dari situlah bintang dapat belajar. Bahwa bintang yang telah diatas dan selalu bersinar terkadang diacuhkan, apalagi manusia yang hanya bagian kecil dari semesta. Terkadang bintang juga tertawa ketika manusia yang hidup di di bumi namun bersikap seperti langit.

Bersiap tidur, bangun tidur, makan, atau sedang beraktivitas lainya aku harap kau bisa membumi. Menghargai setiap orang yang saat ini hadir dalam hidupmu, siapapun itu. Kita tidak pernah tahu apakah mereka menjadikan kita sebagai rumah atau hanya beranda yang dapat datang dan pergi tanpa permisi seperti pacar virtualmu yang selalu kau banggakan. Aku harap apa-apa yang aku tulis bermanfaat dan berguna. Aku harap kau membaca isi tulisan ini dengan mata, karena membaca isi hatimu itu tugasku.

 


Salam Hangat

Wahana

Awal Langkah Managment

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JALAN PANJANG

ABADI

TEPAT WAKTU